
Genuine Solutions adalah platform rekrutmen yang dibangun khusus untuk menghubungkan employer Australia dengan kandidat luar negeri yang berkualifikasi — difokuskan sepenuhnya pada occupations yang masuk daftar shortage resmi pemerintah Australia.
Platform ini bekerja melalui tiga tier terintegrasi: Job Seeker yang mendaftar dan mengupload profil mereka, Employer di sektor yang kekurangan tenaga kerja, dan tim Staff Genuine Solutions yang menjadi jembatan keduanya — melakukan vetting, matching, dan koordinasi end-to-end. Di atasnya ada Super Admin yang mengawasi seluruh operasional platform.
Dibuat oleh tim Interlace Studies dengan stack React + Inertia.js di frontend, Laravel di backend, dan MySQL sebagai database.
Australia sedang menghadapi krisis tenaga kerja yang serius. Ratusan occupations — mulai dari healthcare, konstruksi, IT, engineering, hingga trades — masuk dalam daftar Skills in Demand dan shortage occupation register pemerintah. Artinya, employer Australia tidak bisa menemukan cukup tenaga kerja yang qualified secara domestik.
Job board generik seperti Seek atau LinkedIn tidak dirancang untuk masalah ini. Mereka tidak tahu occupation mana yang shortage, tidak melakukan vetting berbasis shortage list, dan tidak punya mekanisme khusus untuk talent asing yang ingin masuk ke pasar Australia.
Genuine Solutions masuk untuk mengisi gap itu secara presisi. Bukan job board biasa — platform ini adalah precision matching engine yang setiap matchnya dirancang untuk menyelesaikan satu shortage nyata yang terdokumentasi. Setiap hire yang terjadi lewat platform ini secara langsung mengurangi beban shortage nasional Australia — bukan sekadar mengisi lowongan, tapi berkontribusi pada kebutuhan tenaga kerja skala nasional.
Platform dibangun di atas empat user role yang punya akses berbeda secara ketat:
Job Seeker mendaftar, melengkapi profil, dan mengupload CV serta dokumen profesional. Setelah submit, mereka bisa tracking status aplikasi mereka secara real-time lewat dashboard personal.
Employer bisa mengelola company profile, membuat vacancy listing untuk shortage-classified roles, dan mereview kandidat yang sudah pre-vetted oleh Staff. Employer tidak punya akses ke internal job management — mereka hanya melihat kandidat yang sudah dikurasi.
Staff adalah jantung operasional platform. Mereka mengurus onboarding employer, membuat internal job posting (tidak visible ke candidate atau employer), melakukan manual matching process, koordinasi interview dan reference check, hingga menerbitkan invoice setelah placement selesai.
Super Admin punya akses penuh ke semua fungsi Staff ditambah kemampuan manajemen platform — termasuk account termination untuk semua user type.
Placement journey dimulai saat Staff mengontak employer untuk konfirmasi role dan kebutuhan mereka, lalu mendaftarkan employer ke platform. Setelah need analysis selesai dan service agreement ditandatangani, Staff membuat internal job posting dan memulai match process secara manual.
Kandidat yang lolos screening lanjut ke wawancara dan verifikasi referensi. Yang belum memenuhi syarat diarahkan ke LMS (Learning Management System) untuk pengembangan lebih lanjut. Kandidat yang berhasil masuk ke tahap negosiasi gaji — jika deal tercapai, Staff mengirim invoice ke employer, menerima pembayaran, dan job posting resmi ditutup.
Jika employer menawarkan sponsorship, ada parallel process di mana employer direferensikan ke Interlace Studies untuk manajemen proses sponsorship.
Frontend dibangun dengan React dan Inertia.js — pilihan yang memungkinkan SPA experience tanpa meninggalkan paradigma server-side Laravel. Backend Laravel menangani authentication, RBAC, file uploads ke VPS storage, dan invoice generation. Database MySQL, version control di Github, hosting di Niagahoster.
Untuk project management, tim menggunakan Jira dengan Scrum Agile — memungkinkan development iteratif per sprint dengan visibility yang jelas ke seluruh tim.
Kompleksitas role dan permission. Empat user role dengan akses yang sangat berbeda — terutama memastikan internal job management benar-benar tersembunyi dari employer dan job seeker — membutuhkan RBAC yang didesain dengan hati-hati dari awal. Satu kebocoran visibilitas bisa merusak trust employer atau mengekspos proses internal yang seharusnya confidential.
Multi-stakeholder workflow yang saling bergantung. Placement process melibatkan tiga pihak (candidate, staff, employer) dengan status yang harus sinkron di semua dashboard. Memastikan perubahan status dari satu sisi langsung terefleksi ke sisi lain — tanpa menyebabkan confusion atau mismatch — jadi tantangan desain sistem yang non-trivial.
Onboarding yang tidak bisa sepenuhnya digital. Sebagian proses bisnis seperti service agreement, need analysis, dan verifikasi referensi secara nature membutuhkan interaksi manusia. Platform harus mendukung proses ini tanpa mencoba mengotomasi hal-hal yang memang perlu human judgment — sambil tetap menjaga data dan progress tersimpan di sistem.
Menambahkan Super Admin di versi 1.2. PRD ini sendiri adalah versi 1.2 yang menambahkan Super Admin flow di atas sistem yang sudah ada. Retrofitting role baru ke platform yang sudah berjalan — dengan permission yang overlap tapi tidak identik dengan Staff — membutuhkan review ulang pada layer permission dan UI access point yang sudah ada.
File management untuk dokumen sensitif. Platform menangani CV, dokumen kualifikasi, dan file profesional dari kandidat luar negeri. Selain aspek teknis file upload ke VPS, ada juga pertimbangan bagaimana file ini diakses, siapa yang bisa melihatnya, dan bagaimana lifecycle-nya setelah placement selesai.
Genuine Solutions adalah platform operasional yang success-nya diukur di dua level:
Platform metrics:
Employer berhasil onboarding dan vacancy mereka terdaftar di sistem dengan benar
Candidate bisa submit profil lengkap dan tracking status secara real-time tanpa confusion
Staff bisa menjalankan full placement cycle — dari job creation hingga invoice — sepenuhnya dalam satu platform tanpa perlu tools eksternal
Super Admin bisa mengaudit dan mengelola seluruh user base termasuk account termination bila diperlukan
Business impact metrics:
Jumlah successful placement untuk shortage-classified occupations
Waktu rata-rata dari job posting hingga placement selesai
Jumlah employer aktif di shortage-affected industries yang terdaftar di platform
Jumlah kandidat yang diarahkan ke LMS dan berhasil kembali ke pipeline setelah upskilling
Karena setiap placement di platform ini secara langsung mengurangi satu shortage yang terdokumentasi, metrik placement adalah proxy langsung untuk dampak bisnis yang nyata — bukan sekadar vanity metric.





